Selasa, 01 Juli 2014

11 Tanda Perawan

1.   MATA
Dari mana datangnya cinta? Dari mata turun ke hati... Kita menggunakan mata untuk memandang dan melihat seseorang, cantik ke, seksi ke, menggairahkan ke, dan lain-lain. Selalunya kita memandang wanita cantik hanya dibagian luar saja, tapi bagian dalamnya sudah rusak, untuk mengetahui wanita itu masih suci atau tidak, cobalah lihat matanya. Bila bagian bawah kelopak terlipat sedikit dan terdapat tanda lebam (tanda memar) berarti gadis itu sudah tidak suci lagi, mungkin sudah bersuami. lebam yang menunjukkan tidak suci nampak seperti garis-garis hitam di bawah kelopak mata disamping warna hitam dibawah kelopak mata sedikit kelihatan berkedut (berkeriput).
2.   HIDUNG
Gadis yang masih suci atau tubuhnya belum disentuh oleh lelaki, hujung hidungnya berwarna kemerah-merahan, jika disentuh hujung hidungnya nampak merah. Gadis yang tidak suci hujung hidungnya merah tetapi merah pucat, terkadang warna merah tidak nampak, yang nampak hanyalah pucat. kalau tak percaya, coba lihat hujung hidung anak gadis, merahkan..? Bagi lelaki yang suka merusakkan kesucian wanita, hidungnya berbelang, oleh karena itu disebut lelaki hidung belang. Wallahualam..
3.   DAHI
Gadis yang masih suci, dahinya licin. Bila selalu senggama licinnya hilang, malah yang timbul kedutan (garis-garis) yang kadangkala nampak kadangkala tidak ketika sedang bercakap. Kedutan kerana sudah tidak suci, tidak sama dengan kedutan wajah yang disebabkan faktor usia. Kedutan suci yang telah hilang, tidak begitu ketara dan tidak begitu nampak, kecuali ketika muka menunjukkan reaksi tertentu seperti sedang ketawa dan bercakap, manakala kedutan disebabkan faktor usia sentiasa nampak jelas dan kekal.
4.   BUAH DADA (PAYUDARA)
Peranan buah dada memang banyak, bukan sekadar menggoda nafsu lelaki saja, tapi buah dada sebagai bukti bahwa gadis itu pernah disentuh atau tidak. Buah dada gadis yang belum pernah disentuh, sentiasa tegang. Tetapi kalau sudah kena sentuhan, buah dada itu tegangnya berkurang dan membesar sedikit daripada ukuran asalnya, lebih kerap disentuh, lebih kendur. Perhatikan gadis ketika berjalan atau berlari, bergerak-gerak dan melambung jatuh (kebawah) dan berbuai sekali berarti ketegangan sudah hilang. Kalau belum pernah kena sentuhan, walaupun buah dada berbuai disaat berlari tetapi buaiannya tidak terlalu melambung-lambung berarti ketegangan masih ada.
Puting buah dada yang pernah kena sentuhan menjadi panjang dan terjojol (keluar) sedikit dari tempat persembunyiannya. Buah dada yang selalu kena remas akan menjadi lebih besar, dan jangan menuduh gadis yang berbuah dada besar itu kena remas. Sebab, buah dada yang besar kena remas dan yang besar karena faktor alami itu berbeda.
5.   GARIS TELAPAK TANGAN
Gadis yang berkulit tebal dan kasar, coba perhatikan kedua telapak tangannya, jikalau retak (pecah urat, urat-urat yang menyerupai retak), bukan kerana disebabkan tidak tahan bahan pencuci yang mengandung kimia (alergik), berarti gadis itu sudah hilang kesuciannya. Gadis yang masih suci, kedua telapak tangannya halus dan licin. Jika kesuciannya telah hilang, kedua telapak tangannya ketika di tekan warnanya pucat tidak merah, jika dipicit terus ia menganjal balik. Satu cara lagi, coba perhatikan telapak tangan kanan, jika ada garis putus-putus dibagian tengah berarti kesuciannya telah hilang, bila tidak terputus-putus berarti ada harapan kesuciannya belum hilang. setelah melihat telapak tangan yang kanan, coba genggam ibu jari tangannya sekejap kira-kira satu menit. bila disaat mengenggam terasa panas (hangat) dan ibu jarinya merah ketika dilepaskan, berarti ada harapan masih suci. Perhatikan pula ibu jarinya, bila tampak pucat sangat walaupun ada rasa panas (hangat) berarti kemungkinan besar kesuciannya sudah diserahkan pada lelaki lain.
Coba pegang erat jari kelingkingnya kira-kira satu menit, kemudian lepaskan. tanyalah bagaimana rasanya ketika dipegang erat dan dilepaskan ? Kalau ia menjawab tak ada rasa, minta maaf saja, kemungkinan ia sudah tidak suci lagi. Tetapi kalau ia menjawab ada rasa rangsangan, jantungnya berdebar-debar atau ada rasa sakit seperti berdenyut-denyut. Alhamdulillah, nampaknya masih suci.
6.   JARI TAPAK TANGAN
Dengan jari-jari lah lelaki suka memegang dan menggoda perempuan. perempuan juga begitu. jari-jari adalah kawasan yang paling mudah untuk mengetahui gadis yang suci atau tidak. Caranya cukup mudah. terlebih dahulu berjabat tangan, ketika berjabat tangan remas-remaslah tangannya, kalau lelaki bukan mahramnya boleh memegang tangan seorang gadis, itu menunjukkan dara kecil dibagian tangannya sudah ternodai. Apabila tangan dan jari-jari gadis itu boleh di remas-remas berarti peluang untuk memegang tempat-tempat yang lain sudah terbuka luas. Coba jari-jari gadis itu di belai-belai dan di remas-remas dengan lembut, bagaimana perasaan gadis itu?
Sentuhan lelaki dijarinya memang memberi satu rasa yang nikmat dan berahi yang tersendiri. Sentuhan tangan sentuhan ajaib, dari tanganlah akan menjalar ke daerah-daerah yang lain. Sentuhan tangan memang syahdu, kalau tak percaya cobalah betapa bahagianya berjalan sambil berpegangan tangan. Bila anda ingin mengetahui gadis itu sudah terbiasa disentuh atau tidak, coba hulurkan tangan dan bersalaman dengannya, ketika bersalaman genggamlah tangannya dengan lembut dan coba sentuh jari kelingking gadis itu. Ketika menyentuh jari kelingkingnya lihatlah wajah gadis itu, apakah dia nampak gelisah dan resah?, kalau dia terkejut dan berubah wajahnya, berkemungkinan besar dia masih suci. walaupun mungkin dia pernah berasmara (ringan-ringan), tapi mungkin belum sampai terusak selaput daranya. Jika ketika jari kelingkingnya disentuh kemudian dia nampak macam biasa saja dan tak mau bersuara, kemungkinan besar kesuciannya sudah tiada. Wallahualam..
7.   PERUT
Peribahasa menyebut, biar pecah di perut jangan pecah di mulut. Begitulah kata peribahasa, tapi tubuh wanita bukanlah peribahasa. Kalau pecah daranya, pasti pecah perut. Bila seseorang gadis pernah melakukan hubungan badan, maka perutnya akan menjadi mengembang dan menjadi buncit sedikit.
8.   RAMBUT
Rambut merupakan mahkota wanita tetapi juga berperanan dalam menentukan gadis itu masih suci atau tidak. Gadis yang masih suci, rambutnya kelihatan rapi, segar dan tidak kasar. manakala gadis yang sudah hilang kesuciannya, rambutnya kelihatan tidak bersemangat (kuyu).
9.   BIBIR
Percaya atau tidak bahawa bibir gadis yang pernah dicium lebih menarik dan cantik. Apabila bibir bertemu bibir, maka akan membuat pergerakan darah akan mengalir ke bibir dan membentuk bibir yang baru. Lebih kerap dicium, lebih cantik pula bibirnya. Tapi ada juga gadis yang mempunyai bibir mulut yang cantik walaupun tidak pernah dicium. Gadis yang belum pernah dicium bibirnya kelihatan berwarna merah jambu dan tidak ada garis pucat atau hitam di sekitar bibirnya. Bibir gadis yang tidak pernah dicium tidak nampak lebam dan bibirnya licin dan basah. Bibir yang pernah dicium akan nampak lebam-lebam sedikit walaupun hanya sekali saja, dan juga dapat mengubah bibirnya dimana terdapat garis-garis kasar yang memperindah bentuk bibir. Bila gadis itu tidak suci lagi, bagian tengah bibirnya nampak retak, seakan-akan terbahagi dua, retaknya tidak begitu jelas, akan tetapi boleh dilihat jika diperhatikan betul-betul.
10.               KEMALUAN
Ini sudah tentu hanya akan diketahui setelah bernikah. Permukaan gadis yang pernah melakukan hubungan badan, pintu kemaluannya tidak tertutup rapat, agak renggang sedikit dan lebih kembang. Kalau gadis yang masih perawan, kemaluannya sentiasa tertutup rapat. Sebenarnya selaput dara boleh dilihat terus kedalam kemaluan gadis. Bila kemaluan masih tertutup berarti gadis itu masih suci. Kalau lubang itu terbuka sedikit berarti gadis itu sudah tidak perawan lagi. kalau permukaannya pintu kemaluannya berwarna ungu, kemerah-merahan berarti dia masih suci, 
akan tetapi kalau warna merah sudah pudar malah menjadi pucat, berarti dia sudah tidak suci lagi.satu lagi, 
biasanya disaat malam pertama, lelaki biasanya agak susah memasukkan zakar (penis) nya ke dalam kemaluan gadi
s.
11.               LEHER
Leher juga menjadi salah satu tempat yang dapat menunjukkan gadis itu masih suci atau tidak. Bila leher perempuan itu nampak berkedut-kedut, artinya perempuan itu pernah disentuh lelaki. Garis kedutnya bukan seperti garis kedutan akibat dah tua, garisnya kecil-kecil, pendek-pendek dan putus-putus, bukan garis yang panjang. Kalau ingin melihat dengan jelas tunggulah gadis itu menundukkan kepalanya. Lihatlah dengan cepat dan cermat.! Apabila gadis itu kerap keluar denganlelaki, maka lehernya terdapat tanda-tanda hitam kecil diliang romanya dan warna pucat kecil seperti bintik-bintik. Adakalanya lubang dibulu roma nampak jelas dileher, ini juga berarti gadis itu selalu disentuh. Kalau gadis itu berleher panjang, coba perhatikan dibagian lehernya, jika terdapat garis-garis urat yang bersilang artinya gadis itu masih suci. Jika terdapat garis-garis yang melintang, bukannya urat yang melintang, ini berarti perempuan itu sudah pernah mempunyai anak.

101 PANTUN

1.     Hati cemas, rambut mulai botak. Lutut langsung lemas, disun abang perut kotak-kotak.
2.    Makan semangka, makan kedondong. Kalau suka, nyatain dong.
3.    Beli ketan, beli kain songket. Biar udah mantan, kita tetep lengket.
4.    Lagi galau dihibur Upin Ipin. Bagaimana kalau kita tukeran Pin?
5.    Peras santan, di pinggir kali. Nelpon mantan? Boleh lah skali-kali
6.    Bikin anak, di pojokan sekolah. Kalau mau enak, nikah dulu lah.
7.    Ubek-ubek peti, cari gunting. Saking cinta mati, neng rela bunting.
8.    Obat nyamuk tiga roda, belinya di warung mang Jaja. Daripada kamu ngeronda, mending pelukin aku aja.
9.    Tiduran di tandu, berjam-jam. Hati merindu, mata sulit memejam.
10. Main mata, mesem-mesem. Neng tetep cinta, biarpun abang keteknya asem.
11. Jangan tanya, kapan lulus kuliah. Ga dapet anaknya, mamanya boleh lah.
12. Potong sebahu, biar ga sendu. Kamu tahu? Aku rindu.
13. Kotak amal, di goyang-goyang. Kemarin aku di ramal, jodohnya sama abang.
14. Panasin mentega, karena mulai beku. Kamu mau ga, jadi imamku?
15. Nangis-nangis, mobil kena srempet. Neng manis, mau dong dipepet.
16. Pecahan genting, di bawah kursi. Betah meeting, karena si boss seksi.
17.  Namanya penjahat, polisi jadi inceran. Bosan jadi temen curhat, maunya pacaran.
18.  Hari Jumat, pada pake batik. Salam hormat, buat neng cantik.
19.  Nembak itik, langsung kena. Kamu cantik, hey nona!
20.  Ga punya pendirian, bikin jemu. Ga mau sendirian, maunya bobo sama kamu.
21.  Potong kuku, pendek-pendek. Hatiku beku, si abang mendadak ngondek.
22.  Malam Jumat, setan pada bertamu. Rinduku kumat, siang tadi ga bertemu.
23.  Tunda lapar, makan indomi. Hati menggelepar, cintapun bersemi.
24.   Enam menit, sampai ke rusun. Neng genit, mau dong disun.
25.  Adu nyolot, adu bodong. Abang berotot, gendong dong.
26.   Kuntilanak, kecebur got. Paling enak, dicium kegesek jenggot.
27.   Jinak-jinak, merpati. Kalau mau enak, kamu harus sabar menanti.
28.   Kembang kol, daun perdu. Kamu miskol, hatiku bergolak rindu.
29.  Ada brondong, kakinya mulus. Abang gondrong, mau dong dielus.
30.  Poster bokep, dipeluk-peluk. Akang kasep, kawin yuk?!
31.  Mas-mas kemayu vs papa medit. I didn’t choose u, my heart did!
32.  Paling benci, sama plagiat. Biarpun banci, neng tetep minat.
33.  Ada ilmuwan, pake baju merah. Kalau ga jadi ketemuan, jangan marah.
34.  Ikan lohan, di atas tungku. Daripada duduk jauhan, mendingan abang pangku.
35.  Duduk anteng, nungguin loyang. Abang ganteng, mau dong digoyang.
36.  Kuda sembrani, larinya kencang. Kalau berani, nyatain dong sekarang.
37.   Mata belo, ala komedian. Gue sama elo? maunya jadian.
38.   Pergi jalan-jalan, jam 11 harus balik. Ga ada penyesalan, kamulah yang terbaik.
39.   Artis ngondek, senyumannya membius. Ga masalah pendek, yang penting kamu religius.
40.   Ke salon creambath, biar aliran darah lancar. Bosen ah jadi sahabat, maunya jadi pacar!
41.  Pacaran di tempat sepi, kepalanya ketimpa kedondong. Jangan cuma cium pipi, bibir juga dong.
42. Tukang sablon, asistennya tiga. Kenalan sama neng demplon, boleh ga?
43. Cet tembok, engga rata. Hati neng di gembok, buat abang berkacamata.
44.  Ke Pondok Indah, liat mobil balapan. Di follow udah, jadian kapan?
45.  Ada odong-odong, nabrak tukang jamu. Mau dong, ditembak kamu.
46.  Miara kebo, di depan gerbang. Ga bisa bobo, kalau belum denger suara abang.
47.  Dipukulin sapu, gara-gara nyolong. Gapapa deh sepupu, yang penting kinclong.
48.  Kulit memerah, ditempel Salonpas. Yang baju merah, jangan sampai lepas.
49.  Turun bero, gara-gara kayang. Ga mau di panggil bro, maunya ayang.
50.  Beli kaldu, kotak-kotak. Aku rindu, sama abang botak.
51.  Ada gulali, ada klepon. Bisa kali, oper nomer telepon.
52.  Ada kingkong, dari Kenya. Nanya dong, abang udah ada yang punya?
53.  Kondangan di Menteng, mesti pake batik. Abang ganteng, cocoknya sama neng yang cantik.
54. Sarapan ayam panggang, di Kota Kembang. Jangan cuma pegang-pegang, kawinin dong bang.
55. Belah duren, di dalam kamar. Abang keren, mau dong di lamar!
56.  Fansnya pada nyengir, dapet cium dari Lady Gaga. Neng udah lama naksir, tapi kok belum ditembak juga?
57. Beli lobak, di pasar ikan. Gapapa deh neng yang nembak, asal kita balikan.
58. Kondangan ke Surabaya, jadi mesti beli kemeja. Ga cari cowo kaya, neng cuma mau sama abang aja.
59. Kutang merah, bawahnya rok mini. Gimana ga gerah, disenyumin abang dari tadi.
60. Gali lobang pake jari, di cium abang, berasanya lima hari.
61.  Tiduran di tandu, di tengah dusun. Aku rindu, kapan dong di sun?
62.  Naik kuda, mendesah-desah. Kamu ada, tuk menepis semua gelisah.
63. Jadi orang berada, kadang berat. Kamu selalu ada, walaupun aku melarat.
64. Beli layang-layang, tokonya udah pindah. Senyum di wajahmu sayang, adalah yang terindah.
65.  Latihan kayang, di atas meja makan. Senyummu sayang, sungguh menggetarkan.
66.  Jualan brownis, di jembatan layang. Hai neng manis, sini abang sayang.
67.  Lagi ngarsip, malahan ketumpahan lodeh. Dari pada sibuk gosip, kita jadian aja deh.
68. Jalan ke Pamulang, sambil iseng rebus kerang. Aku ga mau pulang, kawini aku sekarang.
69.   Naro pita, di atas meja makan. Kalau cinta, buruan deh nyatakan.
70.   Boneka Cepot, di obral di gerobak. Jantung rasanya mau copot, saat kamu tembak.
71.   Ambil kayu, buat numbuk ketumbar. Jadian aja yu, aku udah ga sabar.
72.   Motong mangga, di buat acar. Eh tetangga, kapan ni jadiin aku pacar?
73.    Di tempat sepi, banyak memedi. Di cium di pipi, rasanya ga mau mandi.
74.   Buat ke Pensi, beli baju di Tebet. Jangan kegedean gengsi, ni abang udah ngebet.
75.  Minum jamu, sambil twitteran. Disenyumin kamu, bikin aku gemeteran.
76.  Beli kolak, sama pempek kapal selam. Please jangan nolak, cintaku udah dalam.
77.  Pake beha, punya si mama. Aku udah usaha, jadi tolong terima.
78.  Suara serak, gara-gara nelen peniti. Walau terpisah jarak, cintaku tak akan mati.
79.  Taro buah-buahan, di atas bakul. Jangan jauh-jauhan, sini abang rangkul.
80.   Bersin-bersin, enaknya makan sup anget. Jangan putusin, aku udah sayang banget.
81.  Tidur di dipan, bikin badan sakit. Please kasih aku harapan, biarpun cuma sedikit.
82.   Mbok-mbok jamu, mejeng di depan santri. Gandeng kamu, kaya gandeng tangan putri.
83.  Enakan tidur di dipan, daripada di kursi. Biar kaya papan, menurut aku kamu seksi.
84.  Tari kejang, terkenal di Kenya. Neng rambut panjang, siapa namanya?
85.  Ada nanas, ditusuk-tusuk ahli nujum. Cuaca panas, langsung adem karna kamu tersenyum.
86.  Baru rasain, ketimpuk bata. Hati kamu didesain, untuk aku cinta.
87.  Kalung bling-bling, kotaknya kayu. Everytime I blink, I miss you.
88.  Jual itik, belum laku-laku. Hey cantik, menikahlah denganku!
89.  Jalan nyebrang, kakinya kaku. Maukah abang, menjadi imam-ku?
90.  Tatto kelabang, dipunggung Nunung. Rindu abang, udah segunung.
91.  Bikin kolak, biar lebih irit. Kalau sampe nolak, minimal masuk Rumah Sakit!
92.  Ke Pulau seberang, kunjungin Opa. Di gebet doang, pacarin ngapa.
93. Makan acar, bibir dikulum. Kamu udah punya pacar, apa belum?
94. Di sodok siku, saking kesal. Buatku, kamu spesial.
95. Beli sikat, beli buah-buahan. Kamu itu malaikat, titipan Tuhan.
96.  Ke Simpang Lima, beli keran. Memang kita temen lama, tapi aku maunya pacaran.
97.  Makan pempek, sambil dipangku. Kamu apa engga capek, lari-lari di pikiranku?
98.  Nongkrong di prapatan, sambil nunggu berbuka. Kalau dikasih kesempatan, aku janji ga bakal bikin kamu terluka.
99.   Badan kurus, mirip kaya papan. PDKT aja terus, nembaknya kapan?
100. Nangkep kunang-kunang, dapet sepuluh. Aku senang, walau hanya bisa mencintaimu dari jauh.
      101. Duduk bersandar, ditumpukan bata. Biar muka standar, yang penting aku cinta.

Entri Populer

Visitors